To Lombok – part 1

Setelah 5 hari liburan di Bali (Part 1 & Part 2), perjalanan kami lanjutkan ke Lombok.

Pelabuhan Padang Bai ngga sekeren Ketapang dan Gilimanuk. Tapi ya sudahlah. Toh aku bukan mau nginep di pelabuhan juga. Fery ke Lembar ada tiap jam, tarifnya Rp.36.000,-/orang. Dan lama penyebrangan kurang lebih 5 jam.

Angkutan dari Lembar ke Mataram tu ngga jelas. Banyakan taksi gelapnya. Tapi menurut saran teman baikku yang asli orang sana “kalo ber-tiga or ber-empat sih mending naik taksi argo yang mangkalnya di luar pelabuhan. Tarifnya mungkin mahal kalo di bayar sendiri, tapi kalo di bagi-bagi kan jadi murah”, begitu kira-kira katanya. Tapi sebagai teman yang baik, tentu saja temanku ini tidak membiarkan temannya luntang-lantung sendiri di kota tempat tinggalnya. Kami hanya menunggu sebentar, kemudian dia dan panther silvernya udah nongol di depan kami. dan ofcourse, seperti halnya di Bali, akomodasi (penginapan+transport+konsumsi) semuanya FOR FREEEEEEE..

Kami sampai di Mataram sekitar jam 7 malam. Karena belum merencanakan apa-apa, jadi malam itu kami berdiskusi akan kemana saja beberapa hari ke depan.

Day 6

Eksploring pesisir barat lombok. Jalannya mulus, dan sepanjang perjalanan ngga ada habisnya pemandangan yang indaaaaah. Nglewatin daerah senggigi terus sampe ke Bukit dan Pantai Malimbu. Seperti halnya Pantai Senggigi, Pantai Malimbu juga berpasir hitam dan berair jerniiiiih (tapi ngga sejernih Senggigi yang udah terlalu tereksplore). Pokoknya ngga bosen main air di situ, udah mana sepiiii. Disitu juga ada penyewaan kano, cuma sekitar Rp.20.000 sepuasnya (termasuk pelampungnya). Buat snorkling juga asik banget, cuma sayang ngga ada tempat penyewaan alatnya di situ.

Malimbuuuu

Udah puas main di Malimbu, (sambil basah-basahan) kita balik ke Mataram, terus keujanan (untungnya ujan, jadi ngga berasa aneh sendiri pake baju basah-basahan gitu). Sebelum pulang ke rumah, sambil basah-basahan gitu kita mampir ke pusat penjualan oleh-oleh, takut kalap lagi kaya di Denpasar, aku cuma ngambil 2 potong kaos aja seharga @Rp.20.000,-.

Malemnya, kita kongkow di Udayana, makan sate Bulayak seharga Rp.49.000,- untuk sajian 4 porsi dan minumannya. Sate Bulayak ituuuu, ngga tau deh terbuat dari apa..hehehehehe…

Day 7

Goes to Gili Trawangan via Bangsal. Ongkos nyebrangnya murah, cuma Rp.10.000,-/orang. Dari Bangsal ini tersedia penyebrangan ke ketiga pulau Gili : Gili Ayer, Gili Meno, Gili Trawangan. Pulau Gili Trawangan adalah pulau terluar dari ketiga pulau tersebut, dan terpopuler. Padahal yang dua itu ngga kalah indahnya dari Gili Trawangan.

perahu-perahu motor sarana penyebrangan

di atas kapal motor

Penyebrangan dengan kapal motor kurang lebih 1 jam. Sampe di Gili Trawangan kami takjub, bukan karena air lautnya yang keliatan tembus sampe ke dasar, tapi karena mayoritas manusia yang ada di atas pulau itu adalah manusia-manusia jangkung berpakaian pantai, berkulit putih (yang beberapa sudah sukses terbakar), dan berambut pirang, alias BULE. Celingak-celinguk. Berasa jadi kaya tamu di pulau di negara sendiri, jadi berasa minoritas!! Pribumi yang ada di pulau itu Cuma pribumi pemilik penginapan, resto dan tempat-tempat penyewaan, turis pribumi?? Seuprit!! Tapi ada untungnya juga, pas sewa snorkling jadi di kasih murah, harusnya sewa snorkle Rp.50.000,- jadi dikasih Rp.25.000,-. Hehe.. Sesama pribumi kan harus saling membantu.

salah satu kedai penyewaan

Banyak sih yang nawar-nawarin buat tour snorkling gitu, tapi mahal, Rp.75.000,-/orang. Mending keliling sendiri, walaupun ngga jauh-jauh dari pantai, tapi puaaaas. Kami bawa bekal makan siang yang sudah disiapkan Ibu temanku. dan hanya mengeluarkan uang Rp. 5.000,- untuk bilas-bilas setelah berenang di laut seharian. Ah, sehari tu ngga cukup buat menjelajah Gili Trawangan. Tapi menjelang sore kami harus sudah kembali pulang. Karena ombak juga semakin tinggi, sumpah ngeri banget kapal kami kebalik. Secara, aku ngga bisa berenang..hehe..

salah satu sudut pantai Gili Trawangan

ayo snorklingan

Yah, Goodbye Gili Trawangan, dalam hati aku berjanji bakal dateng lagi dan mengeksplore habis-habisan kedua pulau lain yang belum sempat aku kunjungi. Hmm..

Bersambung..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s