To Bali (From Balikpapan) – part 2

Jurnal sebelumnya : Day 1 (To Bali (From Balikpapan) – part 1)

Day 2

Setelah menunggu kurang lebih satu jam di Terminal Gilimanuk, akhirnya ada bis yang siap berangkat. Bis meninggalkan terminal kira-kira jam 02.00. Dan masuk ke terminal Ubung kira-kira jam 07.00. Dari terminal di jemput teman lama dan berencana menginap 3 malam di rumahnya. So, akomodasi (penginapan+transportasi+konsumsi) untuk 4 hari 3 malam = Rp.0,-.

Tapi jangan khawatir, di Denpasar banyak kok penginapan dengan tarif di bawah Rp. 100.000,-/malam. Juga banyak tempat penyewaan kendaraan, terutama motor dengan tarif Rp.50.000,-/hari, kalo yang aku liat, banyak juga bule-bule yang memanfaatkan motor-motor itu buat keliling Bali. Oya, sebagai catatan, angkutan umum rada susah di dapet, kalah saing sama bisnis sewa kendaraan.

Pagi itu kami sarapan nasi kuning + telur bumbu bali, gratis. Tadinya mau langsung caw keliling Denpasar, tapi alamak peugeuuul en ngantoeeek. Jadilah kami terkapar sampe matahari udah lewat dari atas kepala. Menjelang Ashar, kami caw ke pantai Kuta yang terkenal itu lho. Ternyata Kuta tidak seindah yang di bayangkan, pasirnya sih putih, ombaknya mantap, tapi sampahnya itu lho, ckckck. Jadi ya cuma jeprat-jepret, ngecengin bule-bule ganteng, dan cuci mata di deretan ruko-rukonya yang sering banget masuk tipi. Hehe..

Day 3

Pagi menjelang siang kami berangkat ke tanjung benoa, jaraknya kurang lebih 1-2 jam dari Denpasar. Sebelumnya kami udah booking buat fun diving, dapet diskon 50%, jadi Rp.280.000/sesi. Selebihnya kami cuma main parasailing Rp.80.000,-/putaran. Sekali lagi, atas nama IRIT, hiks, terpaksa menahan diri buat maen permainan lain. Setelah itu main-main di kolam renang penyedia wahana, gratis.

Itu ngga tau saking asiknya maen air atau emang pada ngirit, yang jelas makan siang terlupakan lah. Pulang-pulang udah magrib. Makan malem. Dan, kalo aku sih langsung tepar. Hehe..

Day 4

Berangkat sekitar jam 09.00 menuju selatan bali. Destinasi pertama adalah Garuda Wisnu Kencana (GWK). Bayar karcis masuk Rp.25.000,-/orang. GWK itu ya semacam TMII gitu lah. Ada galeri-galeri kerajinan Bali. Ada juga pentas tari barong dan tari kecak di jam-jam tertentu setiap harinya. Ada patung-patung raksasa. Dan yang menarik lokasinya yang berada di celah-celah tebing gitu deh.

Destinasi kedua, pantai Dreamland. Pantainya baguuuuus deh. Pasirnya putih, air lautnya biru cerah, ombaknya mantap, ada bebatuan karang yang oke buat foto-foto. Tapi sayang, seperti kebanyakan hal yang sering di jumpai di Bali, SAMPAH dimana-mana!!! Belum di kenai tarif masuk ke pantai ini, hanya retribusi parkir Rp.15.000,- yang dengan senang hati di bayar oleh teman lamaku yang sangat baik hati.

Destinasi ketiga, Pura Uluwatu. Sebenarnya kami mau mampir ke pantai Bluepoint, tapi karena keterbatasan waktu jadi kami urungkan. Karcis masuknya Rp.3.000,-/orang. Dan dari ketidakpuasan destinasi-destinasi sebelumnya, Uluwatu membayar lunas semuanya. Pura Uluwatu berada di atas tebing tinggi. Di bawahnya ombak samudra Hindia menghempas tebing, percikannya membuat efek yang spektakuler ala ombak ketemu tebing gitu lah pokoknya. Sejauh mata memandang, laut biruuuuuu. Oya, di pura ini tinggal ratusan ekor monyet yang di biarkan lepas, jadi hati-hati ya terhadap barang bawaan anda, seperti kacamata, handphone, kamera digital, sampai sendal. Karena monyet-monyet di pura ini handal sekali merampas barang-barang kecil tersebut. Tidak jarang lho yang kejambretan. Sebelum pulang kami melepas dahaga dengan merogoh kocek Rp.10.000,- untuk sebutir kelapa muda.

Kami pulang lewat daerah Jimbaran. Pantai ini terkenal dengan resto seafoodnya. Dan daerah ini juga menjadi pusat penjualan hasil tangkapan laut, ya macam pasar lelang ikan di Muara Angke gitu. Tapi kita cuma numpang lewat dan liat-liat doank, hehe..

Sebelum pulang kami ke Erlangga, salah satu pusat oleh-oleh di Denpasar. Katanya sih harganya lebih murah dari tempat oleh-oleh yang lain. Ga tau deh. Aku beli empat potong kaos, dua potong celana pantai dan 40 gantungan kunci untuk oleh-oleh, Rp.225.000,- (hilap).

Day 5

Rencana mau mengakhiri tamasya di Bali dan lanjut ke Pulau sebelahnya, Lombok. Sebelum ke Padang Bai, kami menuju ke Tanah Lot. Karcis masuknya Rp.7.500/orang. Tanah lot ni yang terkenal dengan Pura di atas batu karang tu lho. Di antara pantai sebelum-sebelumnya, pantai ini lumayan bersih, mungkin karena kawasan Pura kali ya..

Setelah itu langsung caw ke Padang Bai, masih di antar teman lamaku yang sangat baik hati sekali. perjalanan dari Tanah Lot ke Padang Bai kurang lebih 3 jam. Sekitar pukul 14.00 kami menyeberangi Selat Lombok.

Jadi total dana yang di habiskan untuk bersenang-senang di Bali selama 4 hari = Rp.630.500,-. Dan sejauh ini total dana yang sudah kami keluarkan = Rp.1.074.000,-. Bisa aja lebih murah kalo belanja oleh-olehnya ngga hilap dan ngga pake fun diving, hehe.. Dan jangan lewatkan lanjutan jurnal perjalanan berlibur murahku di Pulau Lombok ya..

with cory and his mother

Thanks to Rina, Cory, Roby, Ruly and their parent.

Bersambung…

Advertisements

5 responses to “To Bali (From Balikpapan) – part 2

  1. gilee lo fath,,habis dr bali yeee,,aq minta oleh2 ( klo nagih psti dikasi kn?? :p )..baca ini aq ingt pas pertama kali ke bali thn 2007,,perjalanannya gratis (biaya kantor,,hihihi),,tp shoppingnya bikin mampus,,huufffhh!!! ada lokasi pantainya bagus bgt fath,,namax dreamland 2 (ga mksdx sm ky dreamland yg km kunjungi itu bukanya?) tp asliii bagoooeesss bgt dan ga ada SAMPAH nya!!!! ( sengaja pke capslock jg biar sama),,tp emg bener klo k bali jauhilah tmpt2 shooping,,untung lo ga pasar sukawati,,bisa khilap jilid 2 lo,,hehhee..
    dan Bali bagi aq penuh kenangan termasuk pengalaman cinta monyetnya,,(sama monyet maksudnya),,hahaha…ga akan terlupakan deh!! :p
    ini ceritaku,,
    well,,nice post 😀

  2. nagihnya telaaaat… udah dari setengah tahun yang lalu itu.. 😀

    dreamland 2?? ga tw deh sama apa ngga..hehe.. aku taunya bluepoint, yang lokasinya deket pura uluwatu.. waktu mau ke padang bai (mau nyebrang ke lombok) lewat tu sukawati, tapi cuma lewat doank, lagian udah bokek juga. percaya atu tidak, duitQ udah kurang dari 500rb waktu nyebrang ke lombok. hehe..

    kenanganQ waktu di bali adalah berat badanQ yang turun 3 kilo dalam waktu 2 hari..wkwkkk..secara jarang makan.. 😀

    well, kapan2 qt ke bali lg ya.. 😉

  3. laahhh,,km ngasi link blogmu bru skr,, 😦
    traktir pangsit aja klo gtu :-p

    iyaaa,,kpn2 qta k bali brg yuukkss ato k tempat2 lain deh,,tp blgx jauh2 hari ya biar bisa nabung dlu,,hehehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s